Nyeri lutut yang tak kunjung hilang, sendi panggul terasa kaku, atau cedera olahraga yang mengganggu aktivitas? Di RS Permata Gunung Putri, masyarakat Gunung Putri, Cileungsi, hingga Bogor Timur kini dapat berkonsultasi dengan dr. Didi Saputra Ramang, SpOT, FICS, AIFO-K, dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia medis
Fokus Keahlian: Rekonstruksi Sendi Panggul & Lutut
Didi Saputra Ramang, SpOT, FICS, AIFO-K memiliki fokus utama pada penanganan kelainan tulang dan sendi, khususnya Hip & Knee Adult Reconstruction. Saat ini beliau sedang menempuh pendidikan Sp2 di bidang tersebut di FKUI
Kasus yang paling sering ditangani meliputi:
- Osteoarthritis lutut dan panggul
- Cedera olahraga
- Fraktur pada dewasa dan lansia
- Nyeri sendi kronis
Dengan pendekatan evidence-based medicine dan teknik operasi presisi, banyak pasien kembali berjalan nyaman dan meningkatkan kualitas hidupnya
Prosedur Unggulan Orthopaedi
Sebagai dokter bedah tulang berpengalaman,dr. Didi Saputra Ramang, SpOT, FICS, AIFO-K menguasai berbagai tindakan unggulan, antara lain:
- ORIF (Open Reduction Internal Fixation) untuk fraktur kompleks
- Total Knee Arthroplasty (Operasi Penggantian Lutut)
- Total Hip Arthroplasty (Operasi Penggantian Panggul)
- Arthroscopy untuk evaluasi dan perbaikan sendi minimal invasif
Banyak pasien masih percaya bahwa operasi penggantian sendi adalah pilihan terakhir saat sudah tidak bisa berjalan. Padahal, menurut dr. Didi, tindakan yang dilakukan pada waktu yang tepat justru dapat mencegah kecacatan dan mempercepat pemulihan fungsi
Pengalaman & Otoritas Profesional
Didi menempuh pendidikan dokter umum dan spesialis Orthopaedi di FKUI. Beliau aktif dalam organisasi profesi seperti PABOI dan IDI, serta terus memperbarui kompetensi melalui pendidikan lanjutan dan diskusi ilmiah.
Selama dua dekade praktik, beliau menghadapi berbagai kasus kompleks, termasuk revisi sendi dengan bone loss berat dan Periprosthetic Joint Infection (PJI). Pendekatan sistematis, kolaboratif, dan berbasis protokol menjadi kunci keberhasilan dalam kasus-kasus tersebut
Pendekatan Humanis & Patient-Centered
Bagi dr. Didi, keberhasilan terapi tidak hanya diukur dari hasil radiologi, tetapi juga dari kepercayaan dan kenyamanan pasien.
Beliau mengedepankan:
- Komunikasi terbuka dan bahasa sederhana
- Penjelasan dengan analogi visual (misalnya sendi seperti engsel yang aus)
- Pendekatan patient-centered dan fungsional
Prinsip yang selalu beliau pegang adalah: “Kesembuhan pasien adalah kebahagiaan bagi saya.”
Melihat pasien lansia yang sebelumnya tidak bisa berjalan kembali datang kontrol tanpa alat bantu menjadi momen yang paling menguatkan panggilan profesinya
Kolaborasi Tim di RS Permata Gunung Putri
Memilih berkarya di RS Permata Gunung Putri, dr. Didi menilai fasilitas dan kolaborasi tim medis sangat mendukung pelayanan orthopaedi yang optimal
Keberhasilan terapi adalah hasil kerja tim: dokter, perawat, fisioterapis, dan keluarga pasien. Dengan sistem yang terintegrasi, pasien mendapatkan penanganan komprehensif mulai dari diagnosis, tindakan operasi, hingga rehabilitasi.
Pesan untuk Masyarakat Gunung Putri & Bogor Timur
Nyeri sendi yang menetap bukanlah kondisi yang boleh diabaikan. Deteksi dan penanganan dini dapat mencegah kerusakan yang lebih berat serta menghindari prosedur yang lebih kompleks di kemudian hari
Bagi masyarakat yang mengalami:
- Lutut sakit saat naik turun tangga
- Panggul nyeri saat berjalan
- Cedera akibat olahraga
- Patah tulang akibat jatuh
Segera lakukan konsultasi agar mendapatkan evaluasi radiologis dan rencana terapi yang tepat.
Baca Juga: Mengenal dr. Niken Kusumastuti, Sp.N Ahli Saraf yang Mengutamakan Ketenangan dan Edukasi Pasien
Jadwal Praktik
Sabtu, pukul 14.00 – 16.00 WIB
RS Permata Gunung Putri
Untuk informasi dan pendaftaran, kunjungi website resmi RS Permata Gunung Putri atau hubungi layanan pendaftaran yang tersedia.
Dengan kompetensi, presisi tindakan, dan pendekatan empatik, dr. Didi Saputra Ramang hadir membantu masyarakat Gunung Putri dan Bogor Timur kembali bergerak aktif tanpa nyeri.




