Perawatan Masih Perlu Dilanjutkan? Beberapa Kebutuhan Bisa Dilakukan dari Rumah

Perawatan Masih Perlu Dilanjutkan? Beberapa Kebutuhan Bisa Dilakukan dari Rumah

Home Care RS Permata Gunung Putri Membantu Mendukung Perawatan Lanjutan Sesuai Kebutuhan Pasien

Ada kondisi ketika pasien sudah berada di rumah, tetapi masih memiliki kebutuhan perawatan yang perlu dilakukan secara berkala.

Mungkin ada luka yang masih perlu dirawat. Ada tindakan keperawatan yang perlu dilakukan sesuai arahan tenaga kesehatan. Atau kondisi pasien masih perlu dipantau agar keluarga mengetahui perkembangan kesehatannya.

Dalam situasi seperti ini, keluarga sering dihadapkan pada pertanyaan sederhana: “Untuk melanjutkan perawatannya, apakah pasien harus selalu datang ke fasilitas kesehatan?”

Untuk beberapa jenis pelayanan yang memungkinkan dilakukan di rumah, jawabannya tidak selalu.

Melalui Home Care RS Permata Gunung Putri, keluarga dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan perawatan lanjutan pasien dan mengecek pelayanan yang dapat dilakukan langsung di rumah sesuai kondisi dan ketersediaan layanan.

Perawatan Lanjutan Bukan Berarti Semua Harus Dilakukan Sendiri

Ketika pasien berada di rumah, keluarga memiliki peran penting dalam mendampingi proses perawatan. Namun, ada tindakan tertentu yang tetap membutuhkan bantuan tenaga kesehatan.

Karena itu, keluarga tidak perlu memaksakan diri melakukan tindakan yang belum dipahami atau tidak yakin cara melakukannya.

Jika pasien masih membutuhkan tindakan keperawatan di rumah, perawatan luka, monitoring kondisi, atau pelayanan kesehatan tertentu, kebutuhan tersebut dapat dikonsultasikan terlebih dahulu.

Tim RS Permata Gunung Putri akan membantu mengecek apakah pelayanan yang dibutuhkan tersedia melalui Home Care.

Apa Saja Kebutuhan Perawatan yang Bisa Dikonsultasikan?

Jenis perawatan lanjutan akan berbeda pada setiap pasien.

Sesuai kondisi dan ketersediaan layanan, kebutuhan tersebut dapat mencakup perawatan luka, tindakan keperawatan tertentu, monitoring kondisi kesehatan, kunjungan dokter atau perawat, serta pemeriksaan tertentu apabila tersedia dan diperlukan.

Keluarga dapat menyampaikan kondisi terkini pasien, perawatan yang sedang dijalankan, tindakan yang dibutuhkan, serta informasi medis yang relevan. Dari informasi tersebut, tim dapat membantu mengarahkan pelayanan yang sesuai.

Perawatan Luka Membutuhkan Perhatian yang Tepat

Salah satu kebutuhan yang dapat muncul selama perawatan di rumah adalah perawatan luka.

Jenis luka, kondisi luka, serta kebutuhan penanganannya dapat berbeda pada setiap pasien. Karena itu, keluarga sebaiknya tidak melakukan tindakan berdasarkan perkiraan sendiri apabila belum mendapatkan arahan yang tepat.

Bagi keluarga yang membutuhkan perawatan luka di rumah, kondisi pasien dapat dikonsultasikan terlebih dahulu kepada tim RS Permata Gunung Putri untuk mengecek layanan yang tersedia.

Jika terdapat perubahan kondisi luka atau kondisi pasien yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut, tenaga kesehatan dapat memberikan arahan mengenai langkah berikutnya sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Aktivitas Terbatas, Pelayanan Kesehatan Tetap Bisa Lebih Dekat

Monitoring Membantu Keluarga Mengikuti Perkembangan Kondisi

Perawatan lanjutan juga dapat melibatkan pemantauan kondisi pasien. Tujuannya bukan hanya menjalankan tindakan tertentu, tetapi memastikan perkembangan kondisi pasien tetap diperhatikan.

Apabila ditemukan perubahan atau kondisi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, pasien dapat diarahkan untuk mendapatkan pelayanan yang sesuai.

Mulai dengan Ceritakan Perawatan yang Sedang Dibutuhkan

Jika ada anggota keluarga yang masih membutuhkan perawatan tertentu di rumah, langkah pertama tidak harus memilih paket atau menentukan sendiri tenaga kesehatan yang diperlukan.

Ceritakan kebutuhan pasien terlebih dahulu.

Sampaikan kondisi terkini, tindakan atau perawatan yang dibutuhkan, serta lokasi pasien. Tim RS Permata Gunung Putri akan membantu mengecek jenis Home Care yang tersedia dan sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Ada Perawatan yang Masih Perlu Dilanjutkan di Rumah?

Sampaikan kebutuhan perawatan pasien dan kirim lokasi melalui WhatsApp. Tim RS Permata Gunung Putri akan membantu mengecek pelayanan Home Care yang sesuai dan tersedia.

Konsultasikan kebutuhan perawatan via WhatsApp

Untuk kondisi kegawatdaruratan seperti penurunan kesadaran, sesak berat, nyeri dada berat, kejang, perdarahan berat, atau kondisi serius lainnya, segera cari pertolongan medis dan jangan menunggu kunjungan Home Care.

Aktivitas Terbatas, Pelayanan Kesehatan Tetap Bisa Lebih Dekat

Aktivitas Terbatas, Pelayanan Kesehatan Tetap Bisa Lebih Dekat

Dukungan Layanan Kesehatan di Rumah untuk Pasien dengan Keterbatasan Mobilitas

Ketika seseorang mengalami keterbatasan gerak, mendapatkan pelayanan kesehatan bisa membutuhkan persiapan lebih. Bukan karena pasien tidak ingin memeriksakan kondisi, tetapi proses berpindah tempat terkadang membutuhkan bantuan keluarga, alat bantu jalan, kursi roda, atau pendampingan khusus.

Kondisi seperti ini juga tidak selalu berkaitan dengan usia. Pasien yang sedang mengalami cedera, memiliki gangguan gerak tertentu, menggunakan kursi roda, atau kondisi lainnya dapat mengalami keterbatasan mobilitas.

Pada kondisi yang memungkinkan, beberapa kebutuhan pelayanan kesehatan dapat dilakukan tanpa pasien harus berpindah dari rumah.

Melalui layanan Home Care RS Permata Gunung Putri, keluarga dapat terlebih dahulu menceritakan kondisi pasien untuk mengetahui apakah kebutuhan pelayanan tersebut memungkinkan dilakukan langsung di rumah.

Ketika Berpindah Tempat Menjadi Tantangan bagi Pasien

Bagi pasien dengan keterbatasan mobilitas, aktivitas sederhana seperti berjalan menuju kendaraan, naik turun kendaraan, atau berpindah menggunakan kursi roda dapat membutuhkan bantuan.

Karena itu, keluarga sebaiknya tidak menunda kebutuhan kesehatan hanya karena proses membawa pasien keluar rumah terasa lebih kompleks.

Untuk kondisi yang tidak membutuhkan penanganan kegawatdaruratan, keluarga dapat mengecek kemungkinan layanan kesehatan untuk pasien sulit bergerak yang dapat diberikan di rumah.

Langkah awalnya sederhana: ceritakan kondisi pasien dan kebutuhan yang sedang dihadapi.

Pasien Menggunakan Kursi Roda, Apakah Bisa Mendapatkan Pelayanan di Rumah?

Penggunaan kursi roda atau alat bantu tidak otomatis menentukan jenis pelayanan yang dibutuhkan pasien.

Tenaga kesehatan tetap perlu mengetahui kondisi, keluhan, dan kebutuhan pasien terlebih dahulu.

Sesuai kondisi dan ketersediaan pelayanan, kebutuhan pasien dapat mencakup kunjungan dokter atau perawat, monitoring kondisi, tindakan keperawatan tertentu, perawatan luka, pemeriksaan kesehatan tertentu, hingga pemeriksaan penunjang tertentu apabila tersedia.

Dengan demikian, keluarga tidak perlu menentukan sendiri jenis layanan.

Layanan Home Care untuk pasien dengan keterbatasan mobilitas di Gunung Putri

Tidak Semua Kondisi Mengharuskan Pasien Dipindahkan

Salah satu pertanyaan keluarga ketika merawat pasien dengan mobilitas terbatas adalah apakah pasien harus selalu dibawa ke fasilitas kesehatan ketika membutuhkan pelayanan.

Jawabannya bergantung pada kondisi pasien dan jenis pelayanan yang dibutuhkan.

Untuk pelayanan yang memungkinkan diberikan di rumah, kunjungan tenaga kesehatan ke rumah dapat menjadi pilihan. Namun, apabila pasien membutuhkan pemeriksaan, tindakan, atau fasilitas yang hanya tersedia di rumah sakit, pasien tetap dapat diarahkan untuk mendapatkan pelayanan langsung.

Artinya, Home Care tidak menggantikan seluruh pelayanan rumah sakit. Home Care membantu mendekatkan pelayanan yang memang memungkinkan diberikan kepada pasien di rumah.

Baca Juga: Sudah Boleh Pulang dari Rumah Sakit, Tapi Perawatan Belum Tentu Selesai

Keluarga Bisa Memulai dengan Menceritakan Kondisi Pasien

Bagi keluarga di Gunung Putri dan wilayah sekitar yang memiliki anggota keluarga dengan keterbatasan mobilitas, tidak perlu langsung menentukan pelayanan apa yang harus dipilih.

Sampaikan kondisi pasien, apakah pasien masih dapat berjalan dengan bantuan, menggunakan kursi roda, lebih banyak berbaring, atau memiliki keterbatasan gerak lainnya. Informasikan juga kebutuhan kesehatan yang sedang dihadapi dan lokasi pasien.

Tim RS Permata Gunung Putri akan membantu mengecek apakah kebutuhan tersebut dapat dilayani melalui kunjungan Home Care sesuai cakupan area dan pelayanan yang tersedia.

Mobilitas Terbatas, Kebutuhan Kesehatan Jangan Ikut Tertunda

Keterbatasan bergerak dapat membuat aktivitas pasien berubah, tetapi kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan tetap perlu diperhatikan.

Ketika pelayanan memungkinkan diberikan di rumah, keluarga memiliki pilihan untuk mendekatkan tenaga kesehatan kepada pasien.

Home Care RS Permata Gunung Putri hadir untuk membantu kebutuhan pelayanan pasien dengan keterbatasan mobilitas sesuai kondisi dan layanan yang tersedia.

Ada Anggota Keluarga yang Sulit Bergerak atau Menggunakan Kursi Roda?

Ceritakan kondisi pasien dan kirim lokasi melalui WhatsApp. Tim kami akan membantu mengecek pelayanan yang dapat dilakukan di rumah sesuai kebutuhan pasien.

Konsultasikan kebutuhan pasien via WhatsApp

Untuk penurunan kesadaran, sesak berat, nyeri dada berat, kejang, tanda stroke, perdarahan berat, atau kondisi kegawatdaruratan lainnya, segera cari pertolongan medis.

Jaga Kesehatan Orang Tua, Perawatan Kini Bisa Hadir di Rumah

Jaga Kesehatan Orang Tua, Perawatan Kini Bisa Hadir di Rumah

Home Care RS Permata Gunung Putri untuk Mendukung Perawatan Lansia Lebih Nyaman

Menjaga kesehatan orang tua adalah bagian penting dari perhatian keluarga. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan kesehatan dapat berubah. Ada yang membutuhkan pemantauan kondisi secara berkala, perawatan tertentu, atau bantuan tenaga kesehatan untuk mendukung aktivitas dan proses pemulihan.

Di sisi lain, membawa orang tua bepergian untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terkadang membutuhkan persiapan lebih. Terutama bagi lansia yang lebih nyaman berada di rumah, mudah lelah, sedang dalam masa pemulihan, atau memiliki keterbatasan dalam beraktivitas.

Untuk membantu keluarga mendapatkan pilihan pelayanan yang lebih fleksibel, RS Permata Gunung Putri menyediakan layanan Home Care, yaitu pelayanan kesehatan tertentu yang dapat dilakukan langsung di rumah sesuai kondisi pasien dan ketersediaan layanan.

Home Care Membuat Pelayanan Kesehatan Lebih Dekat dengan Orang Tua

Bagi lansia, rumah merupakan lingkungan yang sudah dikenal dan dekat dengan keluarga. Karena itu, untuk kondisi yang memungkinkan mendapatkan pelayanan di rumah, Home Care lansia dapat menjadi salah satu pilihan.

Keluarga dapat terlebih dahulu menceritakan kondisi orang tua kepada tim RS Permata Gunung Putri. Informasikan keluhan, kebutuhan perawatan, serta lokasi pasien.

Dari informasi tersebut, tim dapat membantu mengecek jenis layanan Home Care yang tersedia, jadwal pelayanan, cakupan wilayah, hingga kebutuhan pasien sebelum kunjungan dilakukan.

Jadi, keluarga tidak perlu menentukan sendiri apakah orang tua membutuhkan kunjungan dokter, perawat, atau layanan lainnya.

Apa Saja Layanan Home Care untuk Lansia?

Kebutuhan kesehatan setiap orang tua tentu berbeda. Karena itu, pelayanan Home Care juga perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Sesuai ketersediaan layanan dan kebutuhan medis, Home Care RS Permata Gunung Putri dapat mencakup layanan seperti:

  • kunjungan dokter;
  • kunjungan perawat;
  • pemantauan kondisi kesehatan;
  • perawatan luka;
  • tindakan keperawatan tertentu;
  • pemeriksaan kesehatan tertentu; serta
  • pemeriksaan laboratorium atau layanan penunjang tertentu apabila tersedia dan sesuai kebutuhan.

Jenis pelayanan yang diberikan akan menyesuaikan kondisi pasien serta layanan yang dapat dilakukan secara aman di rumah.

Kapan Home Care Bisa Dipertimbangkan untuk Orang Tua?

Home Care dapat dipertimbangkan ketika orang tua membutuhkan pelayanan kesehatan yang memungkinkan dilakukan di rumah.

Misalnya, orang tua sedang menjalani masa pemulihan dan membutuhkan pemantauan, memiliki luka yang membutuhkan perawatan, memerlukan tindakan keperawatan tertentu, atau memiliki kondisi yang membuat pelayanan di rumah terasa lebih nyaman.

Layanan ini juga dapat membantu keluarga yang sedang mencari dokter ke rumah atau perawat Home Care untuk mendukung kebutuhan kesehatan orang tua.

Namun, Home Care bukan pengganti pelayanan kegawatdaruratan. Jika orang tua mengalami penurunan kesadaran, sesak napas berat, nyeri dada berat, kejang, tanda stroke, perdarahan berat, atau kondisi darurat lainnya, segera cari pertolongan medis.

Baca Juga: Belum Bisa Datang ke Rumah Sakit? Konsultasi Dokter Bisa Dimulai dari Rumah

Home Care untuk Gunung Putri, Cileungsi, Cibubur dan Sekitarnya

Bagi keluarga yang tinggal di Gunung Putri, Cileungsi, Cibubur, Cikeas, Wanaherang, dan wilayah sekitarnya, kebutuhan pelayanan kesehatan orang tua dapat dimulai dengan menghubungi RS Permata Gunung Putri.

Tidak perlu bingung menentukan layanan sendiri.

Ceritakan kondisi orang tua. Kirim lokasi pasien. Sampaikan kebutuhan yang sedang dihadapi.

Tim akan membantu mengecek apakah kebutuhan tersebut dapat dilayani melalui Home Care, sekaligus memberikan informasi mengenai cakupan area, jadwal, jenis pelayanan, dan biaya sesuai layanan yang dibutuhkan.

Apabila setelah evaluasi pasien membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit, keluarga juga dapat memperoleh arahan mengenai pelayanan berikutnya.

Dengan demikian, Home Care dapat menjadi bagian dari perjalanan perawatan yang berkelanjutan:

Konsultasi Kebutuhan → Kunjungan Home Care → Evaluasi → Perawatan → Tindak Lanjut sesuai Kondisi

Lebih Dekat dalam Menjaga Kesehatan Orang Tua

Memberikan perhatian kepada kesehatan orang tua tidak selalu harus dimulai dengan perjalanan ke rumah sakit.

Untuk pelayanan yang memungkinkan dilakukan di rumah, Home Care RS Permata Gunung Putri hadir sebagai pilihan agar orang tua dapat memperoleh pelayanan kesehatan di lingkungan yang lebih familiar, dengan keluarga tetap berada di dekatnya.

Butuh Home Care untuk Orang Tua?

Ceritakan kondisi dan kebutuhan orang tua kepada tim kami. Kirim lokasi pasien melalui WhatsApp, dan tim RS Permata Gunung Putri akan membantu mengecek layanan Home Care yang sesuai dan tersedia.

Home Care RS Permata Gunung Putri

WhatsApp 0811-1011-1595

Emergency Call / IGD 24 Jam

WhatsApp 0811-1011-1596

RS Permata Gunung Putri  | pelayanan kesehatan yang semakin dekat dengan keluarga.

Lansia Mudah Jatuh? Ini Penyebab Umumnya

Lansia Mudah Jatuh? Ini Penyebab Umumnya

3 “Pencuri Keseimbangan” Tubuh Lansia yang Sering Lolos dari Mata Anak Cucu

Berita tentang orang tua jatuh di kamar mandi sering dianggap “nasib sial” atau salah lantai yang licin. Padahal, statistik medis berbicara lain. Mayoritas insiden jatuh pada lansia terjadi bukan karena lingkungan, tapi karena Kegagalan Sistem Navigasi Tubuh.

Ibarat tripod kamera, keseimbangan manusia ditopang oleh tiga kaki: Penglihatan (Mata), Keseimbangan (Saraf/Otak), dan Kekuatan (Otot/Tulang). Jika salah satu kaki ini “patah” atau lemah, lansia bisa jatuh bahkan di lantai yang rata dan kering sekalipun.

Konsekuensinya fatal: Patah tulang panggul (Hip Fracture). Sekali panggul patah, 50% lansia tidak akan pernah bisa berjalan normal lagi. Sebelum terlambat, mari kita perbaiki “tripod” tubuh orang tua Anda di RS Permata Gunung Putri bersama para ahlinya:

1. Sensor yang Buram (Masalah Mata)

Lansia sering tidak melihat ada undakan kecil atau kabel di lantai karena penglihatan ruang (depth perception) mereka menurun. Katarak atau Glaukoma membuat dunia terlihat datar dan berkabut.

Jangan cuma ganti kacamata di optik. Periksakan kesehatan lensa dan saraf mata ke dr. Eko Parulian, Sp.M (Spesialis Mata) RS Permata Gunung Putri. Operasi katarak modern bisa mengembalikan ketajaman visual instan, membuat langkah mereka jauh lebih yakin.

2. Sinyal yang Putus (Masalah Saraf & Otak)

Mata melihat lubang, tapi otak telat menyuruh kaki melangkah. Atau tiba-tiba dunia terasa berputar (vertigo) saat menoleh. Ini tanda sistem saraf pusat melambat.

Konsultasikan ke dr. Niken Kusumastuti, Sp.N (Spesialis Neurologi) RS Permata Gunung Putri. Dokter Saraf akan memastikan apakah gangguan keseimbangan ini murni penuaan, gangguan aliran darah otak, atau efek samping obat yang bikin pusing.

Baca Juga: Home Care RS Permata Gunung Putri

3. Tiang Penyangga yang Rapuh (Otot & Tulang)

Otak sudah perintah jalan, tapi otot kaki “nggak ngangkat” (Sarcopenia) atau lutut nyeri hebat (Osteoarthritis). Akibatnya, kaki terseret dan tersandung.

 Ada dua tahap di sini.

    • Untuk mengembalikan massa otot agar kaki kokoh lagi, terapi bersama dr. Cynthia Nurianti, Sp.KFR (Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi) RS Permata Gunung Putri adalah kuncinya.
    • Jika sudah ada nyeri sendi parah atau keropos tulang (Osteoporosis) yang bikin kaki bengkok, segera ke dr. Didi Saputra Ramang, Sp.OT, FICS, AIFO-K (Spesialis Orthopedi) RS Permata Gunung Putri atau dr. Fahmi Anshori, Sp.OT (Spesialis Orthopaedi) RS Permata Gunung Putri. Mereka ahli memperkuat struktur tulang agar tahan banting.

Butuh “Wasit” Kesehatan? 

Seringkali, lansia jatuh karena minum obat pusing, obat tidur, dan obat darah tinggi sekaligus. Efeknya? Mabuk darat. Di sinilah peran dr. Esthika Dewiasty, Sp.PD, M.Sc (Konsultan Geriatri) RS Permata Gunung Putri. Beliau akan menjadi “Manajer” yang mengatur semua obat agar tidak bikin pusing, sekaligus memastikan nutrisi lansia cukup untuk mencegah badan lemas.

Jatuh pada lansia BISA dicegah. Jangan tunggu bunyi “krak” tulang patah baru panik ke Rumah Sakit.

Bawa orang tua Anda untuk Screening Risiko Jatuh di RS Permata Gunung Putri. Kita perbaiki mata, saraf, dan tulangnya sekarang, agar mereka tetap bisa berjalan baik dan mandiri di masa tua.

7 Tanda Anda atau Orang Tercinta Membutuhkan Home Care di Rumah

7 Tanda Anda atau Orang Tercinta Membutuhkan Home Care di Rumah

Banyak orang beranggapan bahwa pelayanan kesehatan hanya bisa diperoleh dengan datang ke rumah sakit. Padahal, pada kondisi tertentu, justru perawatan di rumah (Home Care) menjadi pilihan yang lebih nyaman sekaligus efektif. Sayangnya, masih banyak keluarga yang belum mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menggunakan layanan Home Care.

Akibatnya, tidak sedikit pasien yang harus bolak-balik ke rumah sakit hanya untuk tindakan medis sederhana yang sebenarnya dapat dilakukan di rumah oleh tenaga kesehatan profesional.

Jika Anda tinggal di Bogor, Gunung Putri, Cileungsi, Cibubur, atau sekitarnya, berikut beberapa kondisi yang menunjukkan bahwa layanan Home Care dapat menjadi solusi yang tepat.

1. Orang Tua Sulit Datang ke Rumah Sakit

Semakin bertambah usia, mobilitas seseorang biasanya semakin menurun. Perjalanan menuju rumah sakit dapat menjadi tantangan tersendiri, terutama jika pasien mengalami nyeri sendi, stroke, atau gangguan keseimbangan.

Dengan layanan Home Care, tindakan medis dapat dilakukan langsung di rumah sehingga lansia tetap memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus mengalami kelelahan selama perjalanan.

2. Pasien Baru Pulang dari Rumah Sakit

Masa pemulihan setelah rawat inap merupakan periode penting. Pasien masih membutuhkan pemantauan agar proses penyembuhan berjalan optimal.

Melalui Home Care, tenaga kesehatan dapat membantu melakukan tindakan sesuai kebutuhan pasien, memberikan edukasi kepada keluarga, serta memastikan proses pemulihan berlangsung dengan baik.

3. Luka Membutuhkan Perawatan Berkala

Luka pasca operasi, luka diabetes, maupun luka akibat cedera memerlukan perawatan rutin agar tidak mudah terinfeksi.

Jika perawatan luka dilakukan secara tidak tepat, proses penyembuhan dapat menjadi lebih lama. Oleh karena itu, tindakan oleh tenaga medis profesional sangat dianjurkan.

4. Membutuhkan Pemasangan Kateter atau NGT

Beberapa pasien memerlukan pemasangan kateter urin maupun Nasogastric Tube (NGT) untuk membantu proses perawatan.

Melalui layanan Home Care, tindakan tersebut dapat dilakukan langsung di rumah sesuai prosedur medis tanpa harus mengantre di rumah sakit.

5. Ibu Baru Melahirkan Membutuhkan Pendampingan

Masa nifas merupakan fase adaptasi bagi ibu setelah melahirkan. Beberapa ibu juga mengalami kesulitan saat menyusui.

Layanan Home Care seperti perawatan post partum dan pijat oksitosin dapat membantu mendukung proses pemulihan ibu sekaligus membantu kelancaran pemberian ASI.

6. Keluarga Kesulitan Memberikan Perawatan

Tidak semua anggota keluarga memahami cara merawat pasien yang membutuhkan tindakan medis tertentu.

Dengan adanya pendampingan dari tenaga kesehatan profesional, keluarga dapat merasa lebih tenang karena pasien memperoleh perawatan yang sesuai standar medis.

7. Ingin Mengurangi Risiko Infeksi Selama Pemulihan

Pada beberapa kondisi, menjalani perawatan di rumah dapat membantu pasien beristirahat dengan lebih nyaman serta mengurangi paparan lingkungan yang ramai.

Tentunya keputusan mengenai lokasi perawatan tetap disesuaikan dengan kondisi medis pasien dan rekomendasi dokter.

Baca Juga: Program JKK BPJS Ketenagakerjaan

Home Care RS Permata Gunung Putri Hadir Lebih Dekat dengan Keluarga Anda

RS Permata Gunung Putri menyediakan berbagai layanan Home Care yang dilakukan oleh tenaga perawat profesional sesuai standar pelayanan rumah sakit.

Layanan meliputi:

  • Pasang Kateter
  • Pasang NGT (Nasogastric Tube)
  • Perawatan Luka
  • Perawatan Post Partum
  • Pijat Oksitosin / Pelancar ASI

Dengan pelayanan yang dilakukan langsung di rumah, pasien dapat menjalani proses pemulihan dengan lebih nyaman tanpa mengurangi kualitas pelayanan medis.

Apabila Anda atau anggota keluarga membutuhkan pendampingan medis di rumah, tim Home Care RS Permata Gunung Putri siap membantu memberikan pelayanan yang aman, profesional, dan terpercaya.

📍 RS Permata Gunung Putri

📞 Informasi & Pendaftaran
☎️ (021) 387 44451
💬 WhatsApp (Chat Only): https://wa.me/6281110111595
🚑 Emergency: https://wa.me/6281110111596
🌐 www.rspermatagunungputri.com

Home Care RS Permata Gunung Putri

Home Care RS Permata Gunung Putri

Layanan Perawatan Medis di Rumah dari RS Permata Gunung Putri

Tidak semua pasien harus menjalani proses pemulihan di rumah sakit. Pada kondisi tertentu, perawatan di rumah justru dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman tanpa mengurangi kualitas pelayanan medis. Inilah alasan mengapa layanan Home Care semakin banyak dipilih oleh masyarakat, terutama bagi lansia, pasien pasca rawat inap, ibu setelah melahirkan, maupun pasien dengan kondisi medis yang membutuhkan pemantauan secara berkala.

Bagi masyarakat yang mencari Home Care di Bogor, RS Permata Gunung Putri menghadirkan layanan perawatan kesehatan profesional langsung di rumah dengan tenaga perawat yang berpengalaman. Layanan ini dirancang untuk membantu pasien menjalani masa pemulihan dengan lebih nyaman, aman, serta tetap mendapatkan pendampingan medis sesuai kebutuhan.

Apa Itu Home Care?

Home Care adalah layanan kesehatan yang memungkinkan pasien memperoleh tindakan medis tertentu tanpa harus datang ke rumah sakit. Pelayanan dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional sesuai prosedur medis dan standar pelayanan rumah sakit.

Layanan ini sangat membantu pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas, lansia, pasien pasca operasi, maupun keluarga yang menginginkan proses perawatan dilakukan di rumah dengan lebih nyaman.

Selain meningkatkan kenyamanan pasien, Home Care juga membantu keluarga dalam mendampingi proses pemulihan tanpa harus bolak-balik ke fasilitas kesehatan.

Siapa yang Membutuhkan Home Care?

Layanan Home Care dapat dimanfaatkan oleh berbagai kelompok pasien, antara lain:

  • Lansia yang membutuhkan pendampingan medis secara berkala.
  • Pasien setelah menjalani rawat inap atau operasi.
  • Pasien dengan keterbatasan mobilitas.
  • Ibu setelah melahirkan yang membutuhkan perawatan pasca persalinan.
  • Pasien dengan luka yang memerlukan perawatan rutin.
  • Pasien yang membutuhkan pemasangan atau penggantian alat medis tertentu di rumah.

Dengan pelayanan yang tepat, pasien tetap dapat memperoleh tindakan medis tanpa harus meninggalkan kenyamanan rumah.

Layanan Home Care RS Permata Gunung Putri

RS Permata Gunung Putri menyediakan berbagai layanan Home Care yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien, antara lain:

Pasang0 Kateter

Dilakukan oleh tenaga perawat profesional sesuai prosedur medis untuk membantu pasien yang membutuhkan pemasangan kateter urin.

Pasang NGT (Nasogastric Tube)

Layanan pemasangan selang makan bagi pasien yang memerlukan bantuan nutrisi melalui saluran pencernaan.

Perawatan Post Partum

Pendampingan bagi ibu setelah melahirkan untuk membantu proses pemulihan dan pemantauan kondisi kesehatan.

Pijat Oksitosin / Pelancar ASI

Membantu mendukung kelancaran produksi ASI melalui teknik pijat yang dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional.

Perawatan Luka

Tersedia layanan perawatan luka kecil, sedang, hingga besar dengan penanganan sesuai kondisi pasien untuk membantu proses penyembuhan.

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik untuk Khitan Anak?

Mengapa Memilih Home Care RS Permata Gunung Putri?

Layanan Home Care RS Permata Gunung Putri didukung oleh tenaga perawat profesional yang mengutamakan kualitas pelayanan, keamanan, dan kenyamanan pasien.

Keunggulan layanan kami meliputi:

  • Perawatan dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional.
  • Pendampingan agar terapi dan jadwal minum obat berjalan lebih konsisten.
  • Dukungan terhadap aktivitas dan mobilitas pasien secara aman.
  • Respons cepat terhadap keluhan awal sesuai arahan tenaga medis.
  • Membantu mengurangi risiko pasien kembali ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) akibat keterlambatan penanganan.

Selain itu, biaya layanan sudah termasuk administrasi dan transportasi dalam radius tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Dampingi Orang Tercinta dengan Perawatan yang Tepat

Setiap proses pemulihan membutuhkan perhatian dan pendampingan yang optimal. Dengan layanan Home Care dari RS Permata Gunung Putri, pasien dapat menjalani perawatan medis di rumah tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diterima.

Jika Anda membutuhkan layanan Home Care di Bogor, perawatan luka di rumah, pasang kateter, pasang NGT, atau perawatan pasca melahirkan, tim RS Permata Gunung Putri siap membantu Anda dan keluarga.

📍 RS Permata Gunung Putri

📞 Informasi & Pendaftaran
☎️ Telepon: (021) 387 44451
💬 WhatsApp (Chat Only)
🚑 Emergency Call

 🌐 Website: www.rspermatagunungputri.com

Mengapa Lansia Usia 60 Tahun ke Atas Perlu Pemeriksaan Kesehatan Secara Rutin?

Mengapa Lansia Usia 60 Tahun ke Atas Perlu Pemeriksaan Kesehatan Secara Rutin?

Memasuki usia 60 tahun ke atas, tubuh mengalami berbagai perubahan alami yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan. Penurunan fungsi organ, perubahan metabolisme, hingga meningkatnya risiko penyakit kronis membuat lansia membutuhkan perhatian kesehatan yang lebih komprehensif. Sayangnya, banyak keluhan pada lansia sering dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan sehingga tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Padahal, beberapa kondisi seperti mudah lelah, gangguan tidur, penurunan nafsu makan, gangguan daya ingat, hingga konsumsi banyak obat yang tidak kunjung memperbaiki keluhan dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Oleh karena itu, pemeriksaan di Poli Geriatri menjadi langkah penting untuk membantu lansia tetap sehat, aktif, dan mandiri.

Apa Itu Poli Geriatri?

Poli Geriatri adalah layanan kesehatan yang berfokus pada penanganan masalah kesehatan pada usia lanjut. Berbeda dengan pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan geriatri menggunakan pendekatan yang lebih menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi fisik, fungsi kognitif, kesehatan mental, status nutrisi, kemampuan aktivitas sehari-hari, serta penggunaan obat-obatan pada lansia.

Tujuan utama pelayanan geriatri adalah membantu lansia mempertahankan kualitas hidup yang optimal serta mencegah terjadinya penurunan fungsi yang dapat memengaruhi kemandirian mereka.

Keluhan Lansia yang Tidak Boleh Diabaikan

Beberapa kondisi berikut sering dianggap sebagai hal yang wajar terjadi karena pertambahan usia, padahal dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu:

1. Mudah Lelah Meski Aktivitas Ringan

Kelelahan berlebihan dapat berkaitan dengan penyakit jantung, anemia, gangguan metabolik, atau kondisi medis lainnya.

2. Gangguan Tidur

Sulit tidur atau tidur yang tidak nyenyak dapat memengaruhi kualitas hidup dan berhubungan dengan kondisi kesehatan tertentu.

3. Penurunan Nafsu Makan

Berkurangnya nafsu makan dapat menyebabkan kekurangan nutrisi yang berdampak pada kesehatan lansia secara keseluruhan.

4. Sering Lupa atau Sulit Berkonsentrasi

Gangguan daya ingat tidak selalu merupakan bagian normal dari proses penuaan dan perlu dievaluasi lebih lanjut.

5. Konsumsi Banyak Obat tetapi Keluhan Tidak Membaik

Penggunaan beberapa jenis obat secara bersamaan memerlukan evaluasi untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Baca Juga: Solusi Modern Bebas VarisesTanpa Operasi Besar di RS Permata Gunung Putri

Mengapa Konsultasi Geriatri Penting?

Pemeriksaan geriatri membantu mendeteksi berbagai masalah kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Selain itu, dokter akan membantu menyusun rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Manfaat konsultasi geriatri meliputi:

  • Evaluasi kesehatan secara menyeluruh
  • Deteksi dini penyakit kronis
  • Penilaian fungsi kognitif dan mental
  • Evaluasi status nutrisi
  • Tinjauan penggunaan obat-obatan
  • Membantu mempertahankan kemandirian lansia

Dengan pendekatan yang tepat, lansia dapat tetap menjalani kehidupan yang aktif dan berkualitas.

Percayakan Kesehatan Lansia di RS Permata Gunung Putri

Memberikan perhatian terhadap kesehatan lansia merupakan bentuk kasih sayang kepada orang tua dan keluarga tercinta. Jangan menunggu hingga keluhan semakin berat sebelum mencari bantuan medis.

RS Permata Gunung Putri menyediakan layanan konsultasi geriatri bersama:

dr. Esthika Dewiasty, Sp.PD-KGer, MSc, PhD

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Geriatri

Konsultasikan kesehatan lansia Anda untuk membantu menjaga kualitas hidup yang lebih baik di usia lanjut.

📞 Informasi & Pendaftaran
☎️ Telepon: (021) 387 44451
☎️ Telp: (021) 387 44451
💬 WhatsApp (Chat Only):  +62811- 1011- 1595
🚑 Emergency Call: +62811-1011-1596
🌐 Website: https://www.rspermatagunungputri.com

MCU Menuju Golden Age

MCU Menuju Golden Age

Pentingnya Medical Check-Up Rutin untuk Pra Lansia dan Lansia

Memasuki usia pra lansia dan lansia merupakan fase kehidupan yang membutuhkan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatan. Seiring bertambahnya usia, fungsi organ tubuh secara alami mengalami perubahan sehingga risiko berbagai penyakit kronis seperti hipertensi, penyakit jantung, diabetes, hingga gangguan metabolisme cenderung meningkat. Oleh karena itu, melakukan Medical Check-Up (MCU) secara rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup tetap sehat, aktif, dan mandiri.

Banyak penyakit pada usia lanjut berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala yang jelas. Tidak sedikit lansia baru menyadari adanya gangguan kesehatan setelah penyakit memasuki tahap yang lebih serius. Melalui pemeriksaan kesehatan berkala, berbagai faktor risiko dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan dengan lebih optimal.

Mengapa Medical Check-Up Penting untuk Lansia?

Pemeriksaan kesehatan rutin bukan hanya dilakukan saat muncul keluhan. Justru, MCU berfungsi sebagai upaya deteksi dini untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh sebelum timbul komplikasi yang lebih berat.

Beberapa manfaat Medical Check-Up bagi pra lansia dan lansia antara lain:

  • Mendeteksi penyakit sejak dini, seperti kolesterol tinggi, penyakit jantung, atau gangguan metabolik.
  • Memantau kondisi kesehatan secara berkala, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
  • Mencegah komplikasi, sehingga kualitas hidup tetap terjaga.
  • Memberikan rekomendasi gaya hidup sehat sesuai kondisi kesehatan masing-masing individu.

Dengan mengetahui kondisi tubuh lebih awal, dokter dapat memberikan edukasi serta penanganan yang tepat untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Pemeriksaan Penting untuk Menuju Golden Age yang Sehat

Dalam program MCU Menuju Golden Age di RS Permata Gunung Putri, beberapa pemeriksaan penting dilakukan untuk membantu mengevaluasi kondisi kesehatan pra lansia dan lansia secara komprehensif.

Pemeriksaan yang tersedia meliputi:

  • Konsultasi dengan dokter umum
  • Pemeriksaan fisik
  • Pemeriksaan Thorax AP/PA (rontgen dada)
  • Pemeriksaan HDL dan LDL (kolesterol baik dan jahat)
  • Pemeriksaan kolesterol total
  • Pemeriksaan trigliserida
  • Pemeriksaan EKG untuk mengevaluasi kesehatan jantung

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor risiko penyakit yang umum terjadi pada kelompok usia lanjut, terutama penyakit kardiovaskular.

Baca Juga : Cedera Ringan yang Tidak Boleh Diabaikan

Menikmati Masa Golden Age dengan Lebih Berkualitas

Menjadi lansia bukan berarti harus membatasi aktivitas sehari-hari. Dengan kondisi kesehatan yang terpantau dengan baik, lansia tetap dapat menjalani hidup secara produktif, aktif bersosialisasi, serta menikmati waktu bersama keluarga.

Penerapan pola hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang sesuai kemampuan, istirahat yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan rutin menjadi investasi penting untuk menikmati masa tua yang lebih berkualitas.

Deteksi dini melalui Medical Check-Up juga memberikan ketenangan bagi keluarga karena kondisi kesehatan orang tua dapat dipantau secara berkala.

Percayakan Pemeriksaan Kesehatan Anda di RS Permata Gunung Putri

RS Permata Gunung Putri berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional dan nyaman bagi masyarakat, termasuk bagi pasien pra lansia dan lansia. Dengan dukungan tenaga medis berpengalaman dan fasilitas pemeriksaan yang lengkap, proses Medical Check-Up dapat dilakukan dengan lebih mudah dan terarah.

Jangan tunggu hingga muncul keluhan. Mulailah menjaga kesehatan sejak sekarang untuk menikmati masa Golden Age yang sehat dan bahagia.

📞 Informasi & Pendaftaran
☎ Telp: (021) 387 44451
💬 WhatsApp (Chat Only): +62811-1011-1595

🌐 Website: https://www.rspermatagunungputri.com

📍 RS Permata Gunung Putri

Perubahan Tidur pada Lansia yang Perlu Dipahami

Perubahan Tidur pada Lansia yang Perlu Dipahami

Ini Alasan Medis Kenapa Lansia Sering Bangun Jam 2 Pagi & Bahayanya Buat Otak

“Kakek hebat ya, jam 2 pagi sudah bangun, nggak tidur lagi sampai siang.”

Sering dengar pujian seperti ini? Hati-hati. Bangun dini hari untuk beribadah itu mulia. Tapi jika Kakek/Nenek bangun jam 2 pagi karena TIDAK BISA tidur lagi, lalu seharian mengantuk dan uring-uringan, itu bukan kebiasaan, itu Penyakit.

Banyak anak mengira: “Ah, orang tua kan emang butuh tidurnya dikit.” MITOS BESAR! Kebutuhan tidur lansia tetap 7-8 jam, sama seperti dewasa muda. Yang berubah adalah kemampuan otak mereka mempertahankan tidur nyenyak (Deep Sleep).

Apakah Wajar Lansia Sering Bangun Jam 2 Pagi?

Tidur lansia yang terpotong-potong (fragmented sleep) adalah musuh silent. Jika dibiarkan, ini mempercepat kepikunan (Demensia) dan risiko stroke. Apa yang sebenarnya membangunkan mereka? Cek 3 medis ini dan solusinya di RS Permata Gunung Putri:

1. Otak yang “Lupa Waktu” (Gangguan Sirkadian)

Jam internal otak lansia sering geser. Mereka ngantuk jam 7 malam, bangun jam 2 pagi. Ini tanda melatonin tidak stabil atau ada gangguan saraf.

Konsultasikan ke dr. Niken Kusumastuti, Sp.N (Dokter Spesialis Neurologi). Beliau akan mengecek apakah gangguan tidur ini murni penuaan atau gejala awal kerusakan saraf otak (seperti Parkinson/Alzheimer).

2. Napas yang Terhenti (Sleep Apnea & Ngorok)

Sering lihat orang tua tidur tapi tiba-tiba tersedak atau henti napas sejenak? Itu Sleep Apnea. Otak kekurangan oksigen, memaksa tubuh bangun berkali-kali. Ini “pembunuh” jantung nomor satu saat tidur.

Anda punya dua opsi hebat di sini. Cek saluran napas atas (hidung/tenggorok) ke dr. M. Tauhid Lestario, Sp.T.H.T.B.K.L (Spesialis THT-BKL). Atau jika masalahnya di paru-paru/asma malam hari, ke dr. Sukmarini, Sp.P (Spesialis Paru).

Baca Juga: Tanda Tubuh Kelelahan yang Sering Diabaikan

3. “Beser” Sepanjang Malam (Nokturia)

Bangun 4-5 kali semalam cuma buat pipis? Kualitas tidur pasti hancur. Ini bukan sekadar “kebanyakan minum”. Bisa jadi tanda ginjal kehilangan kemampuan memekatkan urin atau prostat bermasalah.

Bawa ke dr. Tessa Oktaramdani, Sp.PD, K-GH (Konsultan Ginjal Hipertensi). Beliau bisa menangani masalah ginjal yang bikin beser, sekaligus mengontrol tensi yang sering naik gara-gara kurang tidur.

Bingung Harus ke Mana Dulu?

Jika orang tua Anda mengalami kombinasi masalah di atas (Pikun + Beser + Susah Tidur), jangan pusing. Serahkan pada “Dirigen”-nya: dr. Esthika Dewiasty, Sp.PD, M.Sc (Konsultan Geriatri).

Sebagai ahli Geriatri, dr. Esthika akan melihat masalah tidur ini secara utuh. Beliau akan menyortir obat-obatan yang mungkin bikin insomnia, mengatur pola makan, dan merujuk ke spesialis lain jika perlu, tanpa membebani tubuh lansia.

Tidur adalah benteng pertahanan terakhir lansia. Jangan biarkan benteng itu runtuh. Kembalikan nyenyak tidur orang tua Anda bersama tim dokter ahli di RS Permata Gunung Putri. Tidur pulas, masa tua berkualitas.

Nafsu Makan Menurun pada Lansia, Wajar atau Tidak?

Nafsu Makan Menurun pada Lansia, Wajar atau Tidak?

Lansia Mendadak Mogok Makan Bukan Karena Rewel

Anda sudah bersusah payah memasak sop buntut kesukaan Bapak, atau membelikan sate langganan Ibu. Tapi saat disajikan, mereka hanya menyuap dua sendok, lalu mendorong piring menjauh sambil bilang: “Nggak enak, rasanya kayak kertas.”

Sakit hati? Pasti. Banyak anak yang akhirnya menyerah dan melabeli orang tua mereka sebagai “Pemilih Makanan” (Picky Eater) yang manja.

Tunggu dulu. Sebelum Anda marah, pahamilah satu fakta medis yang menyedihkan ini: Dunia kuliner mereka sedang runtuh. Hilangnya nafsu makan pada lansia (Anorexia of Aging) bukanlah sikap kekanak-kanakan. Itu adalah tanda kegagalan sensor tubuh. Bagi mereka, makanan lezat mungkin benar-benar terasa seperti kardus atau bahkan logam.

Kenapa Lansia Mendadak Mogok Makan?

Berikut 3 penyebab “Mogok Makan” yang sering tidak terdeteksi dan butuh intervensi medis:

1. Kematian Kuncup Perasa (Zinc Deficiency)

Seiring usia, ribuan kuncup perasa di lidah mati. Ditambah lagi, lansia sering kekurangan mineral Seng (Zinc). Akibatnya, rasa asin dan manis menjadi tumpul. Untuk bisa merasakan “gurih”, mereka butuh kadar garam 3x lipat dari orang muda. Jadi saat mereka bilang masakan Anda hambar, mereka jujur. Indra mereka yang sedang “rusak”. Memaksa makan tanpa memperbaiki defisiensi mineral ini percuma.

2. “Perang Diam” di Dalam Mulut

Pernahkah Anda cek kondisi gigi palsu atau gusi orang tua? Banyak lansia diam-diam menahan sakit luar biasa saat mengunyah karena gigi goyang, gusi bengkak, atau gigi palsu yang sudah longgar dan melukai gusi. Mereka diam karena malu atau takut diajak ke dokter gigi. Akhirnya, solusi termudah bagi mereka adalah: Berhenti Makan Daging/Nasi dan cuma mau makan bubur atau kuah. Ini awal mula malnutrisi parah.

3. Lambung yang “Lupa Lapar”

Pada lansia, hormon pemicu lapar (Ghrelin) menurun, sementara hormon kenyang (CCK) meningkat meski perut kosong. Ditambah lagi, proses pengosongan lambung melambat. Makan sedikit saja sudah terasa begah berjam-jam. Jika ini disertai mual, bisa jadi tanda gangguan organ dalam (ginjal atau hati) yang serius.

Baca Juga: Anak Sering Batuk Pilek? Jangan Selalu Dianggap Biasa

Berat Badan Turun, Otot Hilang, Umur Pendek

Jangan anggap remeh lansia yang makin kurus. Pada orang tua, berat badan turun berarti Otot yang Hilang (Muscle Wasting), bukan lemak. Tanpa otot, mereka akan jatuh, patah tulang, dan terbaring selamanya.

Putus Siklus Malnutrisi Ini Sekarang! Membujuk dengan “Ayo makan biar sehat” tidak akan mempan. Anda harus memperbaiki alat makannya (mulut) dan mesin cernanya.

RS Permata Gunung Putri menyediakan solusi terpadu untuk masalah ini lewat layanan spesifik:

  1. Poli Gigi & Spesialis Konservasi Gigi: Langkah pertama, cek mulutnya! Apakah ada gigi berlubang, sisa akar, atau karang gigi yang bikin sakit saat mengunyah? Tim Dokter Gigi kami siap membuat mulut orang tua Anda nyaman kembali agar makan jadi nikmat, bukan siksaan.
  2. Poli Penyakit Dalam (Konsultan Geriatri): Jika mulut aman tapi nafsu makan tetap nol, bawa ke sini. Tim Geriatri kami akan melacak apakah ada defisiensi vitamin/mineral tersembunyi, depresi terselubung, atau efek samping obat yang bikin mual. Kami akan mengatur strategi nutrisi tanpa memaksa lambung.
  3. Poli Rehab Medik: Jika berat badan sudah turun drastis, otot harus dibangun kembali lewat terapi fisik agar tidak lumpuh layu.

Makan adalah salah satu kenikmatan terakhir di usia senja. Jangan biarkan mereka kehilangan hal itu. Bawa orang tua Anda ke RS Permata Gunung Putri. Kita cari tahu sebabnya, kita kembalikan selera makannya.

📞 Informasi & Booking
💬 WhatsApp: 0811-1011-1595
☎️ (021) 387 44451
🚑 Emergency: 0811-1011-1596
🌐 www.rspermatagunungputri.com
📍Jl tlajung udik, Bogor, Indonesia 16962

Copyright © 2026