Mengapa Lansia Usia 60 Tahun ke Atas Perlu Pemeriksaan Kesehatan Secara Rutin?

Mengapa Lansia Usia 60 Tahun ke Atas Perlu Pemeriksaan Kesehatan Secara Rutin?

Memasuki usia 60 tahun ke atas, tubuh mengalami berbagai perubahan alami yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan. Penurunan fungsi organ, perubahan metabolisme, hingga meningkatnya risiko penyakit kronis membuat lansia membutuhkan perhatian kesehatan yang lebih komprehensif. Sayangnya, banyak keluhan pada lansia sering dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan sehingga tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Padahal, beberapa kondisi seperti mudah lelah, gangguan tidur, penurunan nafsu makan, gangguan daya ingat, hingga konsumsi banyak obat yang tidak kunjung memperbaiki keluhan dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Oleh karena itu, pemeriksaan di Poli Geriatri menjadi langkah penting untuk membantu lansia tetap sehat, aktif, dan mandiri.

Apa Itu Poli Geriatri?

Poli Geriatri adalah layanan kesehatan yang berfokus pada penanganan masalah kesehatan pada usia lanjut. Berbeda dengan pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan geriatri menggunakan pendekatan yang lebih menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi fisik, fungsi kognitif, kesehatan mental, status nutrisi, kemampuan aktivitas sehari-hari, serta penggunaan obat-obatan pada lansia.

Tujuan utama pelayanan geriatri adalah membantu lansia mempertahankan kualitas hidup yang optimal serta mencegah terjadinya penurunan fungsi yang dapat memengaruhi kemandirian mereka.

Keluhan Lansia yang Tidak Boleh Diabaikan

Beberapa kondisi berikut sering dianggap sebagai hal yang wajar terjadi karena pertambahan usia, padahal dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu:

1. Mudah Lelah Meski Aktivitas Ringan

Kelelahan berlebihan dapat berkaitan dengan penyakit jantung, anemia, gangguan metabolik, atau kondisi medis lainnya.

2. Gangguan Tidur

Sulit tidur atau tidur yang tidak nyenyak dapat memengaruhi kualitas hidup dan berhubungan dengan kondisi kesehatan tertentu.

3. Penurunan Nafsu Makan

Berkurangnya nafsu makan dapat menyebabkan kekurangan nutrisi yang berdampak pada kesehatan lansia secara keseluruhan.

4. Sering Lupa atau Sulit Berkonsentrasi

Gangguan daya ingat tidak selalu merupakan bagian normal dari proses penuaan dan perlu dievaluasi lebih lanjut.

5. Konsumsi Banyak Obat tetapi Keluhan Tidak Membaik

Penggunaan beberapa jenis obat secara bersamaan memerlukan evaluasi untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Baca Juga: Solusi Modern Bebas VarisesTanpa Operasi Besar di RS Permata Gunung Putri

Mengapa Konsultasi Geriatri Penting?

Pemeriksaan geriatri membantu mendeteksi berbagai masalah kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Selain itu, dokter akan membantu menyusun rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Manfaat konsultasi geriatri meliputi:

  • Evaluasi kesehatan secara menyeluruh
  • Deteksi dini penyakit kronis
  • Penilaian fungsi kognitif dan mental
  • Evaluasi status nutrisi
  • Tinjauan penggunaan obat-obatan
  • Membantu mempertahankan kemandirian lansia

Dengan pendekatan yang tepat, lansia dapat tetap menjalani kehidupan yang aktif dan berkualitas.

Percayakan Kesehatan Lansia di RS Permata Gunung Putri

Memberikan perhatian terhadap kesehatan lansia merupakan bentuk kasih sayang kepada orang tua dan keluarga tercinta. Jangan menunggu hingga keluhan semakin berat sebelum mencari bantuan medis.

RS Permata Gunung Putri menyediakan layanan konsultasi geriatri bersama:

dr. Esthika Dewiasty, Sp.PD-KGer, MSc, PhD

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Geriatri

Konsultasikan kesehatan lansia Anda untuk membantu menjaga kualitas hidup yang lebih baik di usia lanjut.

📞 Informasi & Pendaftaran
☎️ Telepon: (021) 387 44451
☎️ Telp: (021) 387 44451
💬 WhatsApp (Chat Only):  +62811- 1011- 1595
🚑 Emergency Call: +62811-1011-1596
🌐 Website: https://www.rspermatagunungputri.com

Nafsu Makan Menurun pada Lansia, Wajar atau Tidak?

Nafsu Makan Menurun pada Lansia, Wajar atau Tidak?

Lansia Mendadak Mogok Makan Bukan Karena Rewel

Anda sudah bersusah payah memasak sop buntut kesukaan Bapak, atau membelikan sate langganan Ibu. Tapi saat disajikan, mereka hanya menyuap dua sendok, lalu mendorong piring menjauh sambil bilang: “Nggak enak, rasanya kayak kertas.”

Sakit hati? Pasti. Banyak anak yang akhirnya menyerah dan melabeli orang tua mereka sebagai “Pemilih Makanan” (Picky Eater) yang manja.

Tunggu dulu. Sebelum Anda marah, pahamilah satu fakta medis yang menyedihkan ini: Dunia kuliner mereka sedang runtuh. Hilangnya nafsu makan pada lansia (Anorexia of Aging) bukanlah sikap kekanak-kanakan. Itu adalah tanda kegagalan sensor tubuh. Bagi mereka, makanan lezat mungkin benar-benar terasa seperti kardus atau bahkan logam.

Kenapa Lansia Mendadak Mogok Makan?

Berikut 3 penyebab “Mogok Makan” yang sering tidak terdeteksi dan butuh intervensi medis:

1. Kematian Kuncup Perasa (Zinc Deficiency)

Seiring usia, ribuan kuncup perasa di lidah mati. Ditambah lagi, lansia sering kekurangan mineral Seng (Zinc). Akibatnya, rasa asin dan manis menjadi tumpul. Untuk bisa merasakan “gurih”, mereka butuh kadar garam 3x lipat dari orang muda. Jadi saat mereka bilang masakan Anda hambar, mereka jujur. Indra mereka yang sedang “rusak”. Memaksa makan tanpa memperbaiki defisiensi mineral ini percuma.

2. “Perang Diam” di Dalam Mulut

Pernahkah Anda cek kondisi gigi palsu atau gusi orang tua? Banyak lansia diam-diam menahan sakit luar biasa saat mengunyah karena gigi goyang, gusi bengkak, atau gigi palsu yang sudah longgar dan melukai gusi. Mereka diam karena malu atau takut diajak ke dokter gigi. Akhirnya, solusi termudah bagi mereka adalah: Berhenti Makan Daging/Nasi dan cuma mau makan bubur atau kuah. Ini awal mula malnutrisi parah.

3. Lambung yang “Lupa Lapar”

Pada lansia, hormon pemicu lapar (Ghrelin) menurun, sementara hormon kenyang (CCK) meningkat meski perut kosong. Ditambah lagi, proses pengosongan lambung melambat. Makan sedikit saja sudah terasa begah berjam-jam. Jika ini disertai mual, bisa jadi tanda gangguan organ dalam (ginjal atau hati) yang serius.

Baca Juga: Anak Sering Batuk Pilek? Jangan Selalu Dianggap Biasa

Berat Badan Turun, Otot Hilang, Umur Pendek

Jangan anggap remeh lansia yang makin kurus. Pada orang tua, berat badan turun berarti Otot yang Hilang (Muscle Wasting), bukan lemak. Tanpa otot, mereka akan jatuh, patah tulang, dan terbaring selamanya.

Putus Siklus Malnutrisi Ini Sekarang! Membujuk dengan “Ayo makan biar sehat” tidak akan mempan. Anda harus memperbaiki alat makannya (mulut) dan mesin cernanya.

RS Permata Gunung Putri menyediakan solusi terpadu untuk masalah ini lewat layanan spesifik:

  1. Poli Gigi & Spesialis Konservasi Gigi: Langkah pertama, cek mulutnya! Apakah ada gigi berlubang, sisa akar, atau karang gigi yang bikin sakit saat mengunyah? Tim Dokter Gigi kami siap membuat mulut orang tua Anda nyaman kembali agar makan jadi nikmat, bukan siksaan.
  2. Poli Penyakit Dalam (Konsultan Geriatri): Jika mulut aman tapi nafsu makan tetap nol, bawa ke sini. Tim Geriatri kami akan melacak apakah ada defisiensi vitamin/mineral tersembunyi, depresi terselubung, atau efek samping obat yang bikin mual. Kami akan mengatur strategi nutrisi tanpa memaksa lambung.
  3. Poli Rehab Medik: Jika berat badan sudah turun drastis, otot harus dibangun kembali lewat terapi fisik agar tidak lumpuh layu.

Makan adalah salah satu kenikmatan terakhir di usia senja. Jangan biarkan mereka kehilangan hal itu. Bawa orang tua Anda ke RS Permata Gunung Putri. Kita cari tahu sebabnya, kita kembalikan selera makannya.

📞 Informasi & Booking
💬 WhatsApp: 0811-1011-1595
☎️ (021) 387 44451
🚑 Emergency: 0811-1011-1596
🌐 www.rspermatagunungputri.com
📍Jl tlajung udik, Bogor, Indonesia 16962

Hati-hati, Lemas Terus-menerus Bisa Jadi Tanda “Frailty Syndrome” yang Mematikan

Hati-hati, Lemas Terus-menerus Bisa Jadi Tanda “Frailty Syndrome” yang Mematikan

Lansia Lemas Terus Bisa Jadi Frailty Syndrome

Pernahkah Anda melihat orang tua yang dulu gesit, tiba-tiba jadi malas bergerak, lebih suka tiduran, dan langkah kakinya makin pelan? Keluarga sering berkomentar: “Mungkin lagi capek aja,” atau “Namanya juga udah tua.”

Stop pemakluman ini! Dalam dunia kedokteran lansia, lemas yang persisten (menetap) adalah gejala awal dari Frailty Syndrome atau Sindrom Kerentaan. Ini adalah kondisi di mana cadangan fisiologis tubuh sudah sangat tipis. Ibarat HP, baterainya sudah bocor (drop). Jika kena sakit sedikit saja (seperti flu), mereka bisa langsung collapse atau jatuh sakit parah.

Lemas pada lansia bukanlah nasib. Itu adalah Sinyal Medis bahwa ada organ vital yang gagal mengirim energi. Jangan hanya dikasih vitamin atau pijat, Anda harus mencari “pencuri” energinya.

3 Penyebab Utama Lansia Lemas yang Sering Terlewat

RS Permata Gunung Putri menemukan 3 penyebab utama lansia lemas yang sering luput, dan kami punya dokter spesialis khusus untuk menangani masing-masing penyebabnya:

1. Darah yang “Lelah” (Anemia pada Lansia)

Lansia sering mengalami penurunan fungsi sumsum tulang atau kekurangan nutrisi mikro yang tak terlihat. Wajah pucat dan napas pendek adalah tandanya. Anemia pada lansia meningkatkan risiko jatuh dan pikun.

Konsultasikan ke Dr. dr. Anggraini Iriani, Sp.PK, Subsp. HK(K). Beliau adalah Konsultan Hematologi Klinis (Ahli Darah). Beliau akan menganalisis apakah lemasnya murni kurang darah atau ada kelainan produksi darah yang lebih serius. Penanganan di tangan Konsultan tentu lebih akurat dibanding dokter umum biasa.

2. Ginjal yang “Kewalahan” (Penumpukan Racun)

Lemas, mual, dan kulit gatal sering kali bukan sakit maag atau kulit, tapi tanda ginjal gagal menyaring racun (ureum). Racun yang menumpuk di darah bikin tubuh lemas luar biasa.

Periksakan ke dr. Tessa Oktaramdani, Sp.PD, K-GH, FINASIM. Sebagai Konsultan Ginjal Hipertensi, beliau ahli dalam mendeteksi penurunan fungsi ginjal dini dan mengatur strategi (obat/diet) untuk mencegah cuci darah, sekaligus mengontrol tensi agar lansia tetap bugar.

3. Kekacauan Obat & Metabolisme (Geriatric Giants)

Lansia minum 5 obat berbeda? Salah satu efek sampingnya pasti lemas/mengantuk. Atau mungkin ada infeksi tersembunyi yang tidak bikin demam tapi bikin lemas (atypical symptom).

Ini ranahnya dr. Esthika Dewiasty, Sp.PD, M.Sc, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Geriatri. Beliau adalah “Ahli Strategi” kesehatan lansia. Beliau akan melakukan review obat-obatan orang tua Anda, membuang yang tidak perlu, dan memperbaiki nutrisi agar stamina mereka kembali naik.

Baca Juga: Cuma Kurang Tidur 2 Jam, Imun Tubuh “Lenyap” 70%?

Jangan Tunggu Sampai Bedrest!

Lansia yang dibiarkan lemas akan berakhir bedridden (terbaring total). Sekali mereka terbaring lama, otot akan hilang, dan risiko kematian meningkat drastis.

Segera putus siklus lemas ini. Bawa orang tua Anda ke RS Permata Gunung Putri. Dengan kolaborasi Dokter Spesialis & Konsultan (Sub-spesialis) yang lengkap, kami siap mengembalikan senyum dan energi di masa emas orang tua Anda.

📞 Informasi & Booking
💬 WhatsApp: 0811-1011-1595
☎️ (021) 387 44451
🚑 Emergency: 0811-1011-1596
🌐 www.rspermatagunungputri.com
📍Jl tlajung udik, Bogor, Indonesia 16962

Orang Tua Sering Sakit? Ini Solusi Perawatan Lansia di RS Permata Gunung Putri

Orang Tua Sering Sakit? Ini Solusi Perawatan Lansia di RS Permata Gunung Putri

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan yang dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental. Tidak hanya lansia, kondisi ini juga berdampak pada keluarga dan caregiver yang merawatnya. Oleh karena itu, penanganan kesehatan lansia membutuhkan pendekatan khusus yang tidak bisa disamakan dengan pasien usia produktif.

Bagi masyarakat di Cileungsi, Citeureup, Klapa Nunggal, dan Wanaherang, kini tersedia layanan geriatri terpercaya bersama dr. Esthika Dewiasty, SpPD-KGer, MSc, PhD. Spesialis Penyakit Dalam Sub Spesialis Geriatri Rumah Sakit Permata Gunung Putri, dokter yang fokus menangani kesehatan lansia secara menyeluruh dan terintegrasi.

Apa Itu Layanan Geriatri?

Geriatri adalah layanan medis yang berfokus pada diagnosis, pengobatan, serta pencegahan penyakit pada lansia. Tujuannya bukan hanya mengobati penyakit, tetapi juga menjaga kualitas hidup agar tetap mandiri dan aktif.

Pendekatan geriatri berbeda karena mempertimbangkan:

  • Kondisi fisik yang menurun
  • Penyakit kronis yang kompleks
  • Kesehatan mental dan kognitif
  • Kebutuhan perawatan jangka panjang

Masalah Kesehatan yang Umum Dialami Lansia

Beberapa kondisi yang sering dialami lansia antara lain:

  • Hipertensi dan penyakit jantung
  • Diabetes
  • Nyeri sendi dan osteoporosis
  • Penurunan daya ingat (demensia)
  • Risiko jatuh dan gangguan keseimbangan

Dengan penanganan yang tepat, kondisi ini dapat dikontrol sehingga lansia tetap memiliki kualitas hidup yang baik.

Peran dr. Esthika Dewiasty, SpPD-KGer, MSc, PhD dalam Perawatan Lansia

dr. Esthika Dewiasty, SpPD-KGer, MSc, PhD. Spesialis Penyakit Dalam Sub Spesialis Geriatri Rumah Sakit Permata Gunung Putri memberikan layanan geriatri dengan pendekatan personal dan komprehensif. Setiap pasien akan mendapatkan:

  • Evaluasi kesehatan menyeluruh
  • Penanganan penyakit kronis secara terintegrasi
  • Edukasi untuk keluarga dan caregiver
  • Rencana perawatan jangka panjang

Pendekatan ini membantu pasien lansia tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga tetap nyaman dan produktif sesuai kondisinya.

Kenapa RS Permata Gunung Putri Jadi Pilihan Tepat untuk Perawatan Lansia?

Perawatan lansia membutuhkan pendekatan yang tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga kenyamanan, keamanan, dan kualitas hidup jangka panjang. RS Permata Gunung Putri memahami kebutuhan tersebut dengan menghadirkan layanan geriatri yang terintegrasi, mulai dari pemeriksaan awal hingga pendampingan berkelanjutan.

Didukung oleh tenaga medis yang memahami kompleksitas kesehatan lansia serta sistem pelayanan yang terstruktur, setiap pasien mendapatkan penanganan yang lebih personal dan menyeluruh. Lingkungan rumah sakit yang nyaman serta alur pelayanan yang efisien juga membantu mengurangi stres bagi pasien maupun keluarga.

Baca Juga: Telinga Berdenging atau Sering Gatal? Ini Solusinya di RS Permata Gunung Putri

Bagi masyarakat di sekitar Cileungsi, Citeureup, Klapa Nunggal, dan Wanaherang, kehadiran RS Permata Gunung Putri memberikan kemudahan akses terhadap layanan kesehatan lansia yang profesional tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Merawat lansia bukan hanya tentang mengobati penyakit, tetapi juga menjaga kenyamanan, kemandirian, dan kualitas hidup mereka. Dengan pendampingan dokter yang tepat, proses penuaan dapat dijalani dengan lebih sehat dan bermakna.

Segera konsultasikan kesehatan lansia bersama dr. Esthika Dewiasty, SpPD-KGer, MSc, PhD. Spesialis Penyakit Dalam Sub Spesialis Geriatri Rumah Sakit Permata Gunung Putri.

📞 Informasi & Pendaftaran
💬 WhatsApp: 0811-1011-1595
☎️ (021) 387 44451
🚑 Emergency: 0811-1011-1596
🌐 www.rspermatagunungputri.com

SPECIAL PROMO LANSIA SEHAT di RS Permata Gunung Putri

SPECIAL PROMO LANSIA SEHAT di RS Permata Gunung Putri

Kesempatan cek kesehatan menyeluruh untuk orang tua tercinta

Kesehatan lansia sering kali baru diperhatikan ketika sudah muncul keluhan berat: mudah lelah, sering pusing, sesak napas, atau tiba-tiba sulit berjalan jauh. Padahal, pada usia lanjut, perubahan kecil pada tubuh bisa menjadi tanda awal penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, gangguan jantung, stroke, hingga demensia.

Untuk membantu keluarga menjaga kesehatan orang tua secara lebih terencana, RS Permata Gunung Putri menghadirkan “Special Promo Lansia Sehat” program konsultasi kesehatan lansia dengan tarif yang lebih terjangkau.

Mengapa Kontrol Rutin Penting untuk Lansia?

Pada usia lanjut, tubuh mengalami penurunan fungsi secara bertahap. Banyak lansia yang merasa “masih kuat” sehingga menunda periksa, padahal:

  • Tekanan darah tinggi sering tidak bergejala, tetapi dapat berujung pada stroke atau serangan jantung.
  • Gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak saraf, ginjal, dan penglihatan.
  • Masalah memori dan konsentrasi bisa menjadi tanda awal demensia yang perlu dievaluasi sejak dini.
  • Penurunan nafsu makan dan berat badan dapat mengarah ke malnutrisi dan kerapuhan (frailty).

Dengan konsultasi rutin, faktor risiko tersebut dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan menjadi lebih sederhana, biaya lebih ringan, dan kualitas hidup lansia tetap terjaga.

Ditangani Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Geriatri

Program ini ditangani langsung oleh:

dr. Esthika Dewiasty, Sp.PD-KGer, MSc
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Geriatri RS Permata Gunung Putri

Dokter geriatri memiliki kompetensi khusus untuk:

  • Menilai kesehatan fisik, fungsi harian, dan kualitas hidup lansia secara menyeluruh.
  • Mengelola banyak penyakit sekaligus (misalnya hipertensi, diabetes, kolesterol, dan nyeri sendi).
  • Mengevaluasi obat yang dikonsumsi agar tetap efektif dan aman bagi ginjal, hati, serta jantung.
  • Memberikan saran nutrisi, aktivitas fisik, dan pencegahan jatuh yang sesuai kondisi tubuh lansia.

Jadi, bukan sekadar “cek tensi”, tetapi evaluasi komprehensif yang disesuaikan dengan kebutuhan usia lanjut.

Detail SPECIAL PROMO LANSIA SEHAT

  • Tarif promo konsultasi lebih hemat dibandingkan tarif normal
  • Periode promo: hingga 31 Januari 2026
  • Jadwal praktik: Selasa, Kamis, & Jumat
  • Pukul 14.00–17.00 WIB
  • Reservasi minimal H-1 sebelum jadwal konsultasi
  • Promo berlaku untuk jasa konsultasi, belum termasuk pemeriksaan penunjang dan obat-obatan

Promo ini dirancang agar keluarga bisa lebih mudah mengajak Ayah, Ibu, atau kerabat lansia mulai rutin memeriksakan kesehatan, tanpa harus menunggu sakit lebih berat.

Siapa Saja yang Dianjurkan Mengikuti Program Ini?

Pertimbangkan membawa orang tua mengikuti “Lansia Sehat” bila:

  • Memiliki riwayat hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau penyakit jantung
  • Mulai sering mengeluh pusing, cepat lelah, nyeri dada, atau sesak
  • Tampak lebih pelupa, mudah bingung, atau berubah emosi
  • Mengalami penurunan nafsu makan, sulit tidur, atau berat badan terus menurun
  • Sedang mengonsumsi banyak obat dari berbagai dokter dan perlu dievaluasi kembali

Semakin cepat kondisi-kondisi ini dievaluasi, semakin besar peluang untuk menjaga lansia tetap aktif dan mandiri.

Cara Booking Konsultasi Promo

  1. Siapkan data diri pasien (nama, tanggal lahir, dan nomor kontak keluarga).
  2. Pilih hari konsultasi sesuai jadwal praktik dokter.
  3. Hubungi WhatsApp RS Permata Gunung Putri di 0811-1011-1595 untuk reservasi H-1.
  4. Datang tepat waktu sesuai jadwal yang dikonfirmasi oleh petugas.

Menjaga kesehatan lansia bukan hanya tentang memperpanjang usia, tetapi juga memastikan mereka dapat menikmati hari tua dengan nyaman, mandiri, dan bermakna bersama keluarga.

 Yuk, manfaatkan SPECIAL PROMO LANSIA SEHAT di RS Permata Gunung Putri.
Ajak orang tua tercinta untuk cek kesehatan rutin sebelum keluhan muncul lebih berat.

Info & reservasi: 

Pusat Informasi: 0811-1011-595
Marketing: 0811-1011-597

Copyright © 2026